Sunday, July 2, 2017

#Softskill Penerjemahan Berbantuan Komputer

Social Psychology
Bryan Refael Arland Turangan
Dea Lavenia
Giovanny Marchia Putri
Rifky Dwi Rachmawan
Mutia Audrey
Source Language (SL)
Google Translation (GT)
Target Language(TL)
Translation Strategy (TS)
Social psychology is about understanding individual behavior in a social context.
Psikologi sosial adalah tentang memahami perilaku individu dalam konteks sosial.
Psikologi sosial adalah pemahaman tentang perilaku individu dalam konteks yang social.
GT: Literal Translation
TL: Free Translation
It therefore looks at human behavior as influenced by other people and the social context in which this occurs
Oleh karena itu terlihat pada perilaku manusia yang dipengaruhi oleh orang lain dan konteks sosial dimana hal ini terjadi.
Itu terlihat dari perilaku manusia yang terpengaruh oleh orang lain dan konteks sosial dimana hal ini terjadi.
GT: Literal Translation
TL: Free Translation
Social psychologists therefore deal with the factors that lead us to behave in a given way in the presence of others, and look at the conditions under which certain behavior/actions and feelings occur.

Oleh karena itu, ahli psikologi sosial menghadapi faktor-faktor yang menyebabkan kita berperilaku dengan cara tertentu di hadapan orang lain, dan melihat kondisi di mana perilaku / tindakan dan perasaan tertentu terjadi.
Oleh karena itu,ahli psikologi sosial menghadapi faktor faktor yang menyebabkan kita yang berperilaku dengan cara tertentu di hadapan orang lain dan melihat kondisi dimana dimana perilaku atau tindakan dan perasaan tertentu terjadi.
GT: Word to Word
TL: Establish Equivalent
Social psychology is to do with the way these feelings, thoughts, beliefs, intentions and goals are constructed and how such psychological factors, in turn, influence our interactions with others.
Psikologi sosial berkaitan dengan bagaimana perasaan, pemikiran, keyakinan, niat dan tujuan ini dibangun dan bagaimana faktor psikologis semacam itu, pada gilirannya, mempengaruhi interaksi kita dengan orang lain.
Psikologi sosial berkatian dengan bagaimana perasaan,pemikiran,keyakinan,niat dan tujuan ini dibangun dan bagaimana faktor psikologis seperti itu pada akhirnya akan mempengaruhi interaksi kita dengan orang lain.
GT: Literal Translation
TL: Establish Equivalent
Aristotle believed that humans were naturally sociable, a necessity which allows us to live together (an individual centered approach), whilst Plato felt that the state controlled the individual and encouraged social responsibility through social context (a socio-centered approach).
Aristoteles percaya bahwa manusia secara alami dapat bergaul, sebuah kebutuhan yang memungkinkan kita hidup bersama (pendekatan individual yang berpusat), sementara Plato merasa bahwa negara mengendalikan individu dan mendorong tanggung jawab sosial melalui konteks sosial (pendekatan yang berpusat pada sosial).
Aristoteles percaya bahwa manusia secara alami dapat bersosialisasi,sebuah kebutuhan yang memungkinkan kita hidup bersama (pendekatan kehidupan yang berpusat)sementara plato merasa bahwa negara mengendalikan individu dan mendorong tanggung jawab sosial melalui konteks sosial (pendekatan yang berpusat pada sosial).
GT: Word to Word
TL: Word-to-Word Translation
Hegel introduced the concept that society has inevitable links with the development of the social mind. This led to the idea of a group mind, important in the study of social psychology.
Hegel memperkenalkan konsep bahwa masyarakat memiliki hubungan yang tak terelakkan dengan perkembangan pikiran sosial. Hal ini menyebabkan gagasan tentang kelompok pikiran, penting dalam studi psikologi sosial.
Hegel memperkenalkan sebuah konsep bahwa masyarakat memiliki hubungan yang tak dapat dihindari dengan perkembangan jiwa sosial. Hal ini membawa gagasan tentang kelompok jiwa, penting dalam studi piskologi sosial
GT: Word to Word
TL: Free Translation